وَإِن جَٰهَدَاكَ عَلَىٰٓ أَن تُشۡرِكَ بِي مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٞ فَلَا تُطِعۡهُمَاۖ وَصَاحِبۡهُمَا فِي ٱلدُّنۡيَا مَعۡرُوفٗاۖ وَٱتَّبِعۡ سَبِيلَ مَنۡ أَنَابَ إِلَيَّۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ١٥
Wa in jāhadāka 'alā an tusyrika bī mā laysa laka bihī 'ilmun falā tuti'humā wasāhibhumā fid-dunyā ma'rūfan wattabi' sabīla man anāba ilayya tsumma ilayya marji'ukum fa unabbi'ukum bimā kuntum ta'malūn
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Tafsir
Jika keduanya berupaya keras untuk memaksamu agar kamu menyekutukan Allah dengan selain-Nya maka janganlah kamu taati keduanya dalam hal ini karena tidak boleh taat kepada makhluk ciptaan dalam kemaksiatan terhadap Sang Pencipta. Namun, tetaplah berinteraksi dengan keduanya di dunia dengan cara berbakti, menjaga silaturahmi, dan berbuat baik pada keduanya. Ikutilah jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku dengan tauhid dan ketaatan, kemudian hanya kepada-Kulah tempat kembali kalian semua pada hari Kiamat nanti, lalu Aku kabarkan kepada kalian tentang perbuatan yang telah kalian lakukan di dunia dan Aku akan memberikan kalian balasan atas amal perbuatan tersebut."