وَقِيلَ يَٰٓأَرۡضُ ٱبۡلَعِي مَآءَكِ وَيَٰسَمَآءُ أَقۡلِعِي وَغِيضَ ٱلۡمَآءُ وَقُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ وَٱسۡتَوَتۡ عَلَى ٱلۡجُودِيِّۖ وَقِيلَ بُعۡدٗا لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ٤٤
Waqīla yā'ardubla'ī mā'aki wayāsamā'u aqli'ī waghīdal-mā'u waqudiyal-amru wastawat 'alal-jūdiyyi waqīla bu'dal lil-qawmiz-zālimīn
Dan difirmankan, "Wahai bumi! Telanlah airmu dan wahai langit (hujan!) berhentilah." Dan air pun disurutkan, dan perintah pun diselesaikan,400 dan kapal itu pun berlabuh di atas gunung Judi,401 dan dikatakan, "Binasalah orang-orang zalim."
Catatan kaki
400 Yakni Allah telah melaksanakan janji-Nya dengan membinasakan orang yang kafir kepada Nabi Nuh -'alaihissalām-, dan menyelamatkan orang yang beriman.
401 Gunung Judi terletak di Armenia sebelah selatan, berbatasan dengan Mesopotamia.
Tafsir
Setelah air bah itu berakhir, Allah berfirman kepada bumi, "Wahai bumi! Seraplah air bah yang ada di atasmu!" Dia juga berfirman kepada langit, "Wahai langit! Tahanlah dan jangan turunkan air hujan!" Lalu air menyusut sehingga bumi pun mengering. Saat itu Allah telah membinasakan orang-orang kafir, sementara kapal berhenti di atas bukit Jūdiy. Lalu dikatakan, "Enyahlah dan binasalah orang-orang yang melampaui batas-batas Allah dengan kekafirannya!"