مَّا يَفۡتَحِ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحۡمَةٖ فَلَا مُمۡسِكَ لَهَاۖ وَمَا يُمۡسِكۡ فَلَا مُرۡسِلَ لَهُۥ مِنۢ بَعۡدِهِۦۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ٢
Mmā yaftahillāhu lin-nāsi mir rahmatin falā mumsika lahā wamā yumsik falā mursila lahū mim ba'dihī wahuwal-'azīzul-hakīm
Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dia lah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Tafsir
Sesungguhnya kunci-kunci segala sesuatu ada di tangan Allah. Apa yang Allah bukakan bagi manusia berupa rezeki, hidayah, kebahagiaan, dan karunia lainnya maka tidak ada seorang pun yang bisa menahannya. Sebaliknya, apa yang Allah tahan dari semua itu maka tidak ada seorang pun yang kuasa melepasnya sesudah Allah menahannya. Dialah Mahaperkasa yang tidak ada sesuatu pun mampu mengalahkan-Nya, lagi Mahabijaksana dalam penciptaan, takdir, dan pengaturan-Nya.