قُلۡ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلُۚ كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّشۡرِكِينَ ٤٢
Qul sīrū fil-ardi fanzurū kayfa kāna 'āqibatul-ladzīna min qablu kāna aktsaruhum musyrikīn
Katakanlah (Muhammad), "Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."
Tafsir
Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang musyrik itu, "Berjalanlah kalian di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan umat-umat yang mendustakan Allah sebelum kalian?" Kesudahan mereka adalah kesudahan yang buruk karena kebanyakan dari mereka menyekutukan Allah dengan menyembah selain Allah di samping menyembah Allah. Sebab itu, mereka dibinasakan akibat dari kesyirikan mereka tehadap Allah.