بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخٞ لَّا يَبۡغِيَانِ ٢٠
Baynahumā barzakhul lā yabghiyān
di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.820
Catatan kaki
820 Di antara mufasir ada yang berpendapat bahwa Lā yabgiyān maksudnya masing-masing tidak menghendaki. Dengan demikian maksud ayat 19 dan 20, ialah bahwa ada dua laut yang keduanya terpisah dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), maka bertemulah kedua lautan itu. Seperti Terusan Suez dan Terusan Panama.
Tafsir
Di antara dua laut itu terdapat penghalang yang menghalangi salah satu dari keduanya untuk melampaui ke yang lainnya, sehingga yang asin tetap asin dan yang tawar tetap tawar.