وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ قُلۡ إِنَّ ٱللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهۡدِيٓ إِلَيۡهِ مَنۡ أَنَابَ ٢٧
Wayaqūlul-ladzīna kafarū lawlā unzila 'alayhi āyatum mir rabbihī qul innallāha yudillu man yasyā'u wayahdī ilayhi man anāb
Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya Allah menyesatkan420 siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk orang yang bertobat kepada-Nya,"
Catatan kaki
420 Allah menyesatkan berarti bahwa orang itu sesat karena keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk.
Tafsir
Orang-orang yang kafir kepada Allah dan ayat-ayat-Nya berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad suatu mukjizat nyata yang menunjukkan kebenarannya sehingga kami beriman kepadanya?” Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang yang mengusulkan tersebut, “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dengan keadilan-Nya dan Dia membimbing siapa yang kembali kepada-Nya dengan tobat dengan karunia-Nya." Adapun urusan hidayah maka bukan berada di tangan mereka sehingga mereka bisa mengaitkannya dengan turunnya mukjizat.