إِذۡ تَلَقَّوۡنَهُۥ بِأَلۡسِنَتِكُمۡ وَتَقُولُونَ بِأَفۡوَاهِكُم مَّا لَيۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞ وَتَحۡسَبُونَهُۥ هَيِّنٗا وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمٞ ١٥
Idz talaqqawnahū bi alsinatikum wataqūlūna bi afwāhikum mā laysa lakum bihī 'ilmun watahsabūnahū hayyinan wahuwa 'indallāhi 'azīm
(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun, dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allah itu perkara besar.
Tafsir
Ingatlah di waktu berita bohong itu kalian terima dan kalian sebarkan dari mulut ke mulut meski ia hal yang batil, sedangkan kalian tidak mengetahui kebenarannya sedikit pun dan menganggapnya hal yang ringan saja, padahal ia di sisi Allah adalah besar karena di dalamnya terdapat kedustaan dan tuduhan palsu terhadap orang yang tidak bersalah.