يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَخَلَقَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا وَبَثَّ مِنۡهُمَا رِجَالٗا كَثِيرٗا وَنِسَآءٗۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ٱلَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلۡأَرۡحَامَۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيۡكُمۡ رَقِيبٗا ١
Yā'ayyuhan-nāsut-taqū rabbakumul-ladzī khalaqakum min nafsin wāhidatin wakhalaqa minhā zawjahā wabattsa minhumā rijālan katsīran wanisā'an wattaqullāhal-ladzī tasā'alūna bihī wal-arhāma innallāha kāna 'alaykum raqībā
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta,172 dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.
Catatan kaki
172 Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau meminta kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti As-aluka billāh artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.
Tafsir
Wahai manusia! Bertakwalah kalian kepada Tuhan kalian karena Dialah yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa, yaitu bapak kalian, Adam. Kemudian dari Adam Dia menciptakan istrinya, Hawa, ibu kalian. Kemudian dari keduanya Dia menyebarkan banyak manusia laki-laki dan wanita ke berbagai penjuru bumi. Oleh sebab itu, bertakwalah kalian kepada Allah yang nama-Nya kalian gunakan sebagai sarana untuk meminta sesuatu kepada sesama kalian, yaitu dengan mengatakan, “Aku memintamu dengan nama Allah agar kamu sudi melakukan hal ini.” Juga takutlah kalian terhadap tindakan memutus tali persaudaraan yang mengikat kalian dengan sesama kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengawasi kalian sehingga tidak ada satu pun amal perbuatan kalian yang luput dari pengawasan-Nya. Dia senantiasa menghitungnya dan akan memberi kalian balasan yang setimpal dengannya.