أَمَّن جَعَلَ ٱلۡأَرۡضَ قَرَارٗا وَجَعَلَ خِلَٰلَهَآ أَنۡهَٰرٗا وَجَعَلَ لَهَا رَوَٰسِيَ وَجَعَلَ بَيۡنَ ٱلۡبَحۡرَيۡنِ حَاجِزًاۗ أَءِلَٰهٞ مَّعَ ٱللَّهِۚ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ٦١
Amman ja'alal-arda qarāran waja'ala khilālahā anhāran waja'ala lahā rawāsiya waja'ala baynal-bahrayni hājizan a'ilāhum ma'allāhi bal aktsaruhum lā ya'lamūn
Bukankah Dia (Allah) telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengkokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut?603 Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.
Catatan kaki
603 Dua laut di sini ialah laut yang asin dan sungai besar yang bermuara di laut. Sungai yang tawar itu setelah sampai di muara tidak langsung menjadi asin.
Tafsir
Atau siapakah yang telah menjadikan bumi stabil dan kokoh tak berguncang bersama yang ada di atasnya, menciptakan di dalamnya sungai-sungai yang mengalir, mendirikan di atasnya gunung-gunung yang teguh, dan meletakkan antara dua lautan yang asin dan yang tawar sebuah pembatas yang mencegah tercampurnya laut asin dengan laut tawar sehingga tidak merusaknya dan menjadi tidak layak untuk diminum? Adakah sesembahan lagi selain Allah yang menjalankan semua itu?! Bahkan, sebagian besar dari mereka tidak mengetahui, seandainya mereka mengetahuinya niscaya mereka tidak akan menyekutukan Allah dengan salah satu dari para makhluk-Nya.