Surat An-Nahl ayat 86

16:86

وَإِذَا رَءَا ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْ شُرَكَآءَهُمۡ قَالُواْ رَبَّنَا هَٰٓؤُلَآءِ شُرَكَآؤُنَا ٱلَّذِينَ كُنَّا نَدۡعُواْ مِن دُونِكَۖ فَأَلۡقَوۡاْ إِلَيۡهِمُ ٱلۡقَوۡلَ إِنَّكُمۡ لَكَٰذِبُونَ ٨٦

Wa idzā ra'al-ladzīna asyrakū syurakā'ahum qālū rabbanā hā'ulā'i syurakā'unal-ladzīna kunnā nad'ū min dūnika fa alqaw ilayhimul-qawla innakum lakādzibūn

Dan apabila orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka,460 mereka berkata, "Ya Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain Engkau." Lalu sekutu mereka menyatakan kepada mereka, "Kamu benar-benar pendusta."

Catatan kaki

460 Yang dimaksud dengan sekutu ialah apa yang mereka sembah selain Allah atau setan yang menganjurkan mereka menyembah berhala.

Tafsir

Apabila di akhirat kelak orang-orang musyrikin melihat sesembahan yang sebelumnya mereka sembah selain Allah, mereka akan berkata, “Ya Tuhan kami! Mereka adalah tuhan-tuhan kami yang dahulu kami sembah selain-Mu.” Mereka berkata demikian agar Allah melimpahkan dosa-dosa mereka kepada sesembahan-sesembahan mereka. Kemudian Allah membuat sesembahan-sesembahan itu berkata untuk menjawab mereka, “Sesungguhnya kalian -wahai orang-orang musyrik- berdusta dalam penyembahan kalian terhadap sekutu bersama Allah karena Allah tidak memiliki sekutu yang berhak disembah bersama-Nya.”