وَٱللَّهُ خَلَقَكُمۡ ثُمَّ يَتَوَفَّىٰكُمۡۚ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرۡذَلِ ٱلۡعُمُرِ لِكَيۡ لَا يَعۡلَمَ بَعۡدَ عِلۡمٖ شَيۡـًٔاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٞ قَدِيرٞ ٧٠
Wallāhu khalaqakum tsumma yatawaffākum waminkum man yuraddu ilā ardzalil-'umuri likay lā ya'lama ba'da 'ilmin syay'an innallāha 'alīmun qadīr
Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahakuasa.
Tafsir
Allah menciptakan kalian tanpa ada contoh sebelumnya, kemudian mematikan kalian manakala ajal kalian habis. Di antara kalian ada yang Allah panjangkan umurnya hingga dia mencapai fase umur yang buruk, yaitu pikun, sehingga dia tidak mengetahui apa yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui, tidak ada sesuatu pun dari amal manusia yang samar bagi-Nya, lagi Mahakuasa, tidak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya.