وَمَا كُنتَ بِجَانِبِ ٱلطُّورِ إِذۡ نَادَيۡنَا وَلَٰكِن رَّحۡمَةٗ مِّن رَّبِّكَ لِتُنذِرَ قَوۡمٗا مَّآ أَتَىٰهُم مِّن نَّذِيرٖ مِّن قَبۡلِكَ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ ٤٦
Wamā kunta bijānibit-tūri idz nādaynā walākir rahmatam mir rabbika litundzira qawmam mā atāhum min nadzīrim min qablika la'allahum yatadzakkarūn
Dan engkau (Muhammad) tidak berada di dekat Tur (gunung) ketika Kami menyeru (Musa), tetapi (Kami utus engkau) sebagai rahmat dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang tidak didatangi oleh pemberi peringatan sebelum engkau agar mereka mendapat pelajaran.
Tafsir
Engkau juga tidaklah berada di samping lereng gunung Tur tatkala Kami menyeru Musa dan mewahyukan kepadanya apa yang Kami wahyukan hingga engkau bisa menceritakan tentang hal itu, akan tetapi Kami mengutusmu sebagai rahmat dari Tuhanmu atas seluruh manusia. Lalu Kami wahyukan kepadamu cerita tentang hal itu agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah datang kepada mereka sebelummu seorang rasul pun yang mengingatkan mereka, agar mereka mengambil pelajaran dan beriman terhadap ajaran yang engkau bawa kepada mereka dari sisi Allah -Subḥānahu-.