مِنۡ أَجۡلِ ذَٰلِكَ كَتَبۡنَا عَلَىٰ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفۡسَۢا بِغَيۡرِ نَفۡسٍ أَوۡ فَسَادٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعٗا وَمَنۡ أَحۡيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحۡيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعٗاۚ وَلَقَدۡ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُنَا بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرٗا مِّنۡهُم بَعۡدَ ذَٰلِكَ فِي ٱلۡأَرۡضِ لَمُسۡرِفُونَ ٣٢
Min ajli dzālika katabnā 'alā banī isrā'īla annahū man qatala nafsā bighayri nafsin aw fasādin fil-ardi faka'annamā qatalan-nāsa jamī'an waman ahyāhā faka'annamā ahyan-nāsa jamī'an walaqad jā'athum rusulunā bil-bayyināti tsumma inna katsīram minhum ba'da dzālika fil-ardi lamusrifūn
Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barang siapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain,273 atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia.274 Barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.
Catatan kaki
273 Yakni membunuh orang bukan karena kisas.
274 Hukum ini bukanlah mengenai Bani Israil saja, tetapi juga mengenai manusia semuanya. Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah seperti membunuh semua manusia, begitu juga sebaliknya.
Tafsir
Karena Kabil telah membunuh saudaranya, Habil maka Kami beritahukan kepada Bani Israil, bahwasanya orang yang membunuh seseorang tanpa alasan yang dibenarkan seperti karena kisas atau karena orang itu membuat kerusakan di muka bumi dengan melakukan kekafiran atau melakukan perampokan maka seolah-olah ia telah membunuh seluruh umat manusia; karena baginya tidak ada bedanya antara orang yang tidak bersalah dan pelaku kejahatan. Sebaliknya, seseorang yang tidak membunuh orang lain yang Allah -Ta'ālā- haramkan nyawanya lantaran berkeyakinan bahwa orang tersebut haram dibunuh maka seolah-olah dia telah menghidupkan seluruh umat manusia; karena sikapnya tersebut menjamin keselamatan seluruh umat manusia. Rasul-rasul Kami telah datang kepada Bani Israil dengan membawa hujah-hujah yang jelas dan bukti-bukti yang nyata, namun demikian banyak dari mereka yang melanggar aturan-aturan Allah dengan melakukan perbuatan-perbuatan maksiat dan melawan perintah rasul-rasul mereka.