وَكَيۡفَ تَكۡفُرُونَ وَأَنتُمۡ تُتۡلَىٰ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ وَفِيكُمۡ رَسُولُهُۥۗ وَمَن يَعۡتَصِم بِٱللَّهِ فَقَدۡ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ١٠١
Wakayfa takfurūna wa antum tutlā 'alaykum āyātullāhi wafīkum rasūluhū waman ya'tasim billāhi faqad hudiya ilā sirātim mustaqīm
Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Tafsir
Bagaimana mungkin kalian kafir kepada Allah setelah beriman kepada-Nya, sedangkan kalian mempunyai alasan terbesar untuk mempertahankan iman?! Ayat-ayat Allah selalu dibacakan kepada kalian, dan Rasul-Nya Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- senantiasa menjelaskannya kepada kalian. Barang siapa yang berpegang teguh pada kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya maka Allah telah membimbingnya ke jalan lurus, yang tidak ada penyimpangan di dalamnya.