وَمَا لَكُمۡ أَلَّا تُنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ لَا يَسۡتَوِي مِنكُم مَّنۡ أَنفَقَ مِن قَبۡلِ ٱلۡفَتۡحِ وَقَٰتَلَۚ أُوْلَٰٓئِكَ أَعۡظَمُ دَرَجَةٗ مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُواْ مِنۢ بَعۡدُ وَقَٰتَلُواْۚ وَكُلّٗا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ١٠
Wamā lakum allā tunfiqū fī sabīlillāhi walillāhi mīrātsus-samāwāti wal-ardi lā yastawī minkum man anfaqa min qablil-fathi waqātala ulā'ika a'zamu darajatam minal-ladzīna anfaqū mim ba'du waqātalū wakullan wa'adallāhul-husnā wallāhu bimā ta'malūna khabīr
Dan mengapa kamu tidak menginfakkan hartamu di jalan Allah, padahal milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama orang yang menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekkah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkan (hartanya) dan berperang setelah itu. Dan Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.
Tafsir
Apakah yang menghalangi kalian untuk menafkahkan harta di jalan Allah?! Padahal, hanya milik Allahlah kekayaan langit dan bumi. Tidak sama di antara kalian -wahai orang-orang yang beriman- antara orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah demi mendapat rida Allah dan memerangi orang-orang kafir demi kemenangan Islam sebelum penaklukan Makkah dengan orang-orang yang menafkahkan hartanya dan memerangi orang-orang kafir setelah penaklukan Makkah. Mereka yang berinfak dan berperang di jalan Allah sebelum penaklukan Makkah lebih besar kedudukannya dan lebih tinggi derajatnya di sisi Allah daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memerangi orang-orang kafir setelah penaklukan Makkah. Allah telah menjanjikan surga kepada dua golongan ini, Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan, tidak ada sesuatu pun dari amal perbuatan kalian yang luput dari-Nya, dan Dia akan membalas kalian atas amal perbuatan itu.