Surat Al-A'raf ayat 40

7:40

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا وَٱسۡتَكۡبَرُواْ عَنۡهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمۡ أَبۡوَٰبُ ٱلسَّمَآءِ وَلَا يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ ٱلۡجَمَلُ فِي سَمِّ ٱلۡخِيَاطِۚ وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُجۡرِمِينَ ٤٠

Innal-ladzīna kaddzabū bi'āyātinā wastakbarū 'anhā lā tufattahu lahum abwābus-samā'i walā yadkhulūnal-jannata hattā yalijal-jamalu fī sammil-khiyāti wakadzālika najzil-mujrimīn

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit bagi mereka,331 dan mereka tidak akan masuk surga, sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum.332 Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat.

Catatan kaki

331 Artinya doa dan amal mereka tidak diterima oleh Allah.

332 Artinya mereka tidak mungkin masuk surga sebagaimana tidak mungkinnya unta masuk ke dalam lubang jarum.

Tafsir

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami yang terang-benderang dan enggan untuk tunduk dan patuh kepadanya akan berputus asa dari segala kebaikan, sehingga pintu-pintu langit tidak akan dibuka untuk menerima amal perbuatan mereka karena kekafiran mereka, dan juga tidak akan dibuka untuk menerima roh mereka ketika mereka meninggal dunia. Mereka juga tidak akan pernah masuk surga sampai ada unta -yang merupakan salah satu binatang bertubuh besar- masuk ke lubang jarum yang merupakan salah satu lubang yang sangat kecil. Ini hal yang mustahil. Jadi, sesuatu yang digantungkan padanya (yaitu masuknya mereka ke dalam surga) pun merupakan perkara yang mustahil. Balasan seperti itulah yang Allah berikan kepada para pelaku dosa terbesar.