قُلۡ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡ شَهِيدٗاۖ يَعۡلَمُ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱلۡبَٰطِلِ وَكَفَرُواْ بِٱللَّهِ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡخَٰسِرُونَ ٥٢
Qul kafā billāhi baynī wabaynakum syahīdan ya'lamu mā fis-samāwāti wal-ardi walladzīna āmanū bil-bātili wakafarū billāhi ulā'ika humul-khāsirūn
Katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang rugi."
Tafsir
Katakanlah -wahai Rasul-, “Cukuplah Allah Yang Mahasuci sebagai saksi atas kejujuranku tentang ajaran yang aku bawa dan sebagai saksi atas pendustaan kalian terhadapnya, Dia Maha Mengetahui apa yang ada di langit dan mengetahui apa yang ada di bumi, tidak ada sesuatu pun dari keduanya yang luput dari-Nya. Adapun orang-orang yang percaya terhadap kebatilan dari setiap apa yang disembah selain Allah dan ingkar kepada Allah yang merupakan satu-satunya tuhan yang berhak untuk disembah maka mereka itu adalah orang-orang yang merugi karena mereka menggantikan keimanan dengan kekufuran.