Surat Al-'Ankabut ayat 46

29:46

۞ وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡهُمۡۖ وَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَأُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمۡ وَٰحِدٞ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ ٤٦

Walā tujādilū ahlal-kitābi illā billatī hiya ahsanu illal-ladzīna zalamū minhum waqūlū āmannā billadzī unzila ilaynā wa unzila ilaykum wa ilāhunā wa ilāhukum wāhidun wanahnu lahū muslimūn

Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka,627 dan katakanlah, "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhan kamu satu; dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."

Catatan kaki

627 Orang-orang yang setelah diberikan kepadanya keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang paling baik, mereka tetap membantah dan membangkang serta tetap menyatakan permusuhan.

Tafsir

Janganlah kalian -wahai orang-orang yang beriman- berdialog dan berdebat dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani melainkan dengan cara yang paling baik dan metode yang paling benar, yaitu dengan dakwah menggunakan nasihat dan hujah-hujah yang jelas. Namun, hal itu dikecualikan terhadap orang-orang yang zalim di antara mereka dengan melakukan pembangkangan dan kesombongan serta mengumumkan perang terhadap kalian, mereka itu perangilah hingga mereka menyerah atau membayar jizyah dengan patuh dan dalam keadaan tunduk. Lalu katakanlah kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, “Kami telah beriman kepada Al-Qur`ān yang diturunkan oleh Allah kepada kami dan kami beriman kepada Taurat dan Injil yang diturunkan kepada kalian. Tuhan kami dan Tuhan kalian adalah satu, tidak ada sekutu bagi-Nya di dalam ulūhiyyah-Nya, rubūbiyyah-Nya, dan kesempurnaan-Nya dan hanya kepada-Nya semata kami tunduk dan patuh."