وَإِذۡ يَعِدُكُمُ ٱللَّهُ إِحۡدَى ٱلطَّآئِفَتَيۡنِ أَنَّهَا لَكُمۡ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيۡرَ ذَاتِ ٱلشَّوۡكَةِ تَكُونُ لَكُمۡ وَيُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُحِقَّ ٱلۡحَقَّ بِكَلِمَٰتِهِۦ وَيَقۡطَعَ دَابِرَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٧
Wa idz ya'idukumullāhu ihdat-tā'ifatayni annahā lakum watawaddūna anna ghayra dzātisy-syawkati takūnu lakum wayurīdullāhu an yuhiqqal-haqqa bikalimātihī wayaqta'a dābiral-kāfirīn
Dan (ingatlah) ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekuatan senjatalah359 untukmu. Tetapi Allah hendak membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir sampai ke akar-akarnya,
Catatan kaki
359 Kafilah Abu Sufyan yang membawa dagangan dari suriah. Sedangkan kelompok yang berkekuatan senjata adalah kelompok yang datang dari Mekkah di bawah pimpinan 'Utbah bin Rabi'ah bersama Abu Jahal.
Tafsir
Ingatlah -wahai orang-orang mukmin yang membantah perintah Rasulullah- tatkala Allah menjanjikan kepada kalian bahwa Dia akan memberi kalian kemenangan terhadap salah satu dari dua golongan orang-orang musyrik, yaitu antara kafilah dagang berikut barang dagangan yang mereka bawa sehingga kalian dapat mengambilnya sebagai ganimah, atau pasukan perang yang dapat kalian lawan dan kalian kalahkan berkat pertolongan Allah. Kalian menginginkan kafilah dagang karena mudah ditaklukkan, bahkan tanpa pertempuran, tetapi Allah berkehendak untuk mengukuhkan kebenaran dengan cara memerintahkan kalian berperang melawan para pembesar orang-orang musyrik dan menjadikan banyak dari mereka sebagai tawanan perang, sehingga kekuatan Islam tampak gemilang.