وَٱلَّتِيٓ أَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا فَنَفَخۡنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلۡنَٰهَا وَٱبۡنَهَآ ءَايَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ ٩١
Wallatī ahsanat farjahā fanafakhnā fīhā mir rūhinā waja'alnāhā wabnahā āyatal lil-'ālamīn
Dan (ingatlah kisah Maryam) yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan (roh) dari Kami ke dalam (tubuh)nya; Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi seluruh alam.
Tafsir
Ingatlah pula -wahai Rasul- tentang kisah Maryam -'alaihassalām- yang menjaga kehormatan dirinya dari perbuatan zina, lalu Allah mengutus padanya Jibril -'alaihissalām-. Lalu Jibril meniupkan ruh ke dalam tubuhnya hingga ia pun mengandung Isa -'alaihissalām-. Dia dan anaknya, Isa termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah bagi manusia dan bahwasanya tidak ada sesuatu pun yang tidak sanggup dilakukan-Nya karena Dia menciptakan Isa tanpa ayah.