فَرَاغَ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ فَجَآءَ بِعِجۡلٖ سَمِينٖ ٢٦
Farāgha ilā ahlihī fajā'a bi'ijlin samīn
Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar).
Tafsir
Lalu Ibrahim masuk menemui keluarganya dengan diam-diam, kemudian beliau kembali dengan membawa daging anak sapi yang gemuk karena beliau mengira bahwa tamunya adalah manusia.