فَكَذَّبُوهُ فَنَجَّيۡنَٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِي ٱلۡفُلۡكِ وَجَعَلۡنَٰهُمۡ خَلَٰٓئِفَ وَأَغۡرَقۡنَا ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَاۖ فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُنذَرِينَ ٧٣
Fakaddzabūhu fanajjaynāhu wamam ma'ahū fil-fulki waja'alnāhum khalā'ifa wa aghraqnal-ladzīna kaddzabū bi'āyātinā fanzur kayfa kāna 'āqibatul-mundzarīn
Kemudian mereka mendustakannya (Nuh), lalu Kami selamatkan dia dan orang yang bersamanya di dalam kapal, dan Kami jadikan mereka itu khalifah dan Kami tenggelamkan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
Tafsir
Kemudian kaumnya mendustakannya dan tidak percaya kepadanya. Lalu Kami pun selamatkan dia (Nuh -'alaihissalām-) beserta orang-orang yang beriman bersamanya di dalam bahtera dan Kami jadikan mereka sebagai generasi penerus bagi umat-umat sebelum mereka. Adapun orang-orang yang mendustakan ayat-ayat dan hujah-hujah yang dibawanya maka Kami binasakan dengan terjangan air bah. Oleh karena itu, renungkanlah -wahai Rasul- bagaimana akhir perjalanan orang-orang yang diberi peringatan oleh Nuh -'alaihissalām- tetapi mereka enggan beriman.