فَأَشَارَتۡ إِلَيۡهِۖ قَالُواْ كَيۡفَ نُكَلِّمُ مَن كَانَ فِي ٱلۡمَهۡدِ صَبِيّٗا ٢٩
Fa asyārat ilayhi qālū kayfa nukallimu man kāna fil-mahdi sabiyyā
Maka dia (Maryam) menunjuk kepada (anak)nya. Mereka berkata, "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?"
Tafsir
Lantas ia pun menunjuk kepada anaknya, Isa -'alaihissalām- yang masih dalam buaian. Kaumnya berkata kepadanya dengan penuh keheranan, "Bagaimana bisa kami berbicara dengan seorang anak yang masih dalam buaian?"