وَهِيَ تَجۡرِي بِهِمۡ فِي مَوۡجٖ كَٱلۡجِبَالِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ٱبۡنَهُۥ وَكَانَ فِي مَعۡزِلٖ يَٰبُنَيَّ ٱرۡكَب مَّعَنَا وَلَا تَكُن مَّعَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٤٢
Wahiya tajrī bihim fī mawjin kal-jibāli wanādā nūhunibnahū wakāna fī ma'zilin yābunayyarkam ma'anā walā takum ma'al-kāfirīn
Dan kapal itu berlayar membawa mereka ke dalam gelombang laksana gunung-gunung. Dan Nuh memanggil anaknya,399 ketika dia (anak itu) berada di tempat yang jauh terpencil, "Wahai anakku! Naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah engkau bersama orang-orang kafir."
Catatan kaki
399 Nama anak Nabi Nuh -'alaihissalām- yang kafir itu Kan'an, sedang putera-puteranya yang beriman ialah Sam, Ham, & Yafis.
Tafsir
Kapal itu lalu berlayar dengan membawa para penumpangnya yang terdiri dari manusia dan lainnya di tengah ombak yang sangat besar laksana gunung. Nuh -'alaihissalām- dengan kasih sayangnya sebagai ayah memanggil putranya yang kafir dan terpisah dari ayahnya dan kaumnya di suatu tempat, "Wahai anakku! Naiklah bersama kami di dalam kapal agar kamu tidak tenggelam. Janganlah kamu bersama orang-orang kafir karena kamu akan tenggelam seperti mereka."