وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ ذَرُونِيٓ أَقۡتُلۡ مُوسَىٰ وَلۡيَدۡعُ رَبَّهُۥٓۖ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمۡ أَوۡ أَن يُظۡهِرَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡفَسَادَ ٢٦
Waqāla fir'awnu dzarūnī aqtul mūsā walyad'u rabbahū innī akhāfu an yubaddila dīnakum aw an yuzhira fil-ardil-fasād
Dan Fir'aun berkata (kepada pembesar-pembesarnya), "Biar aku yang membunuh Musa dan suruh dia memohon kepada Tuhannya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi."
Tafsir
Firaun berkata, “Biarkanlah aku membunuh Musa sebagai hukuman baginya. Silakan dia memanggil Tuhannya agar melindunginya dariku, aku tidak peduli bila dia memanggil Tuhannya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan merubah agama yang kalian pegang atau melakukan kerusakan di bumi dengan melakukan pembunuhan dan kerusakan.”