۞ قُلۡ يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًاۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ٥٣
Qul yā'ibādiyal-ladzīna asrafū 'alā anfusihim lā taqnatū mir rahmatillāhi innallāha yaghfirudz-dzunūba jamī'an innahū huwal-ghafūrur-rahīm
Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa765 semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Catatan kaki
765Lihat surah An-Nisā` (4) : 48, kecuali dosa syirik.
Tafsir
Katakanlah -wahai Rasul- kepada hamba-hamba-Ku yang melampaui batas atas diri mereka dengan kesyirikan kepada Allah dan kemaksiatan, “Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah dan ampunan-Nya terhadap dosa-dosa kalian karena sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa bagi siapa yang bertobat kepada-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun bagi dosa-dosa siapa yang bertobat, Maha Penyayang kepada mereka.