وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ رُسُلًا إِلَىٰ قَوۡمِهِمۡ فَجَآءُوهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَٱنتَقَمۡنَا مِنَ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْۖ وَكَانَ حَقًّا عَلَيۡنَا نَصۡرُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٤٧
Walaqad arsalnā min qablika rusulan ilā qawmihim fajā'ūhum bil-bayyināti fantaqamnā minal-ladzīna ajramū wakāna haqqan 'alaynā nasrul-mu'minīn
Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelum engkau (Muhammad) beberapa orang rasul kepada kaumnya. Mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa.644 Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.
Catatan kaki
644 Dengan kedatangan rasul-rasul membawa keterangan kepada kaumnya itu, maka sebagian mereka mempercayainya dan sebagian lagi mendustakannya bahkan sampai ada yang menyakitinya. Maka terhadap orang yang berdosa seperti itu, Allah mengazab mereka.
Tafsir
Kami telah mengutus sebelummu -wahai Rasul- para rasul kepada umat-umat mereka, mereka datang dengan membawa mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran mereka. Akan tetapi, umat-umat itu mendustakan apa yang dibawa oleh para rasul mereka, sehingga Kami memberikan balasan azab kepada orang-orang yang melakukan keburukan tersebut; Kami binasakan mereka dengan siksa Kami dan Kami selamatkan para rasul bersama orang-orang yang beriman dari kebinasaan. Penyelamatan orang-orang yang beriman dan pertolongan kepada mereka merupakan hak mereka yang mesti terwujud dari Kami.