Surat An-Nahl ayat 92

16:92

وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّتِي نَقَضَتۡ غَزۡلَهَا مِنۢ بَعۡدِ قُوَّةٍ أَنكَٰثٗا تَتَّخِذُونَ أَيۡمَٰنَكُمۡ دَخَلَۢا بَيۡنَكُمۡ أَن تَكُونَ أُمَّةٌ هِيَ أَرۡبَىٰ مِنۡ أُمَّةٍۚ إِنَّمَا يَبۡلُوكُمُ ٱللَّهُ بِهِۦۚ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ مَا كُنتُمۡ فِيهِ تَخۡتَلِفُونَ ٩٢

Walā takūnū kallatī naqadat ghazlahā mim ba'di quwwatin ankātsan tattakhidzūna aymānakum dakhalā baynakum an takūna ummatun hiya arbā min ummatin innamā yablūkumullāhu bihī walayubayyinanna lakum yawmal-qiyāmati mā kuntum fīhi takhtalifūn

Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali. Kamu menjadikan sumpah (perjanjian)mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain.462 Allah hanya menguji kamu dengan hal itu, dan pasti pada hari Kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan.

Catatan kaki

462 Kaum muslimin yang jumlahnya masih sedikit itu telah mengadakan perjanjian yang kuat dengan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pada waktu mereka melihat orang Quraisy berjumlah banyak dan berpengalaman cukup, lalu timbullah keinginan mereka untuk membatalkan perjanjian dengan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Maka perbuatan yang demikian itu dilarang oleh Allah -Subḥānahu wata'ālā-.

Tafsir

Janganlah kalian menjadi orang-orang bodoh yang kurang akal dengan membatalkan perjanjian, seperti wanita dungu yang telah lelah menenun kainnya atau wolnya; ia menenunnya dengan baik, namun sesudah itu ia membongkar dan mengurainya kembali seperti sediakala, sehingga dia lelah menenun dan membongkarnya tanpa ada hasil yang diinginkan. Kalian menjadikan sumpah kalian sebagai tameng untuk menipu sebagian dari kalian, agar umat kalian lebih banyak dan lebih kuat daripada musuh kalian. Sesungguhnya Allah menguji kalian dengan memenuhi perjanjian; maka apakah kalian memenuhinya atau melanggarnya? Allah pasti akan menjelaskan kepada kalian pada hari Kiamat kelak apa yang kalian perselisihkan di dunia, kemudian Dia menjelaskan siapa yang benar dan siapa yang salah serta siapa yang jujur dan siapa yang dusta.