إِنَّ إِبۡرَٰهِيمَ كَانَ أُمَّةٗ قَانِتٗا لِّلَّهِ حَنِيفٗا وَلَمۡ يَكُ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٢٠
Inna ibrāhīma kāna ummatan qānita lillāhi hanīfan walam yaku minal-musyrikīn
Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan ḥanīf.467 Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah),
Catatan kaki
467 Seorang yang selalu berpegang kepada kebenaran dan tidak pernah meninggalkannya.
Tafsir
Sesungguhnya Ibrahim adalah orang yang menyatukan sifat-sifat kebaikan, senantiasa taat kepada Tuhannya, menyimpang dari semua agama batil dan menuju agama Islam, dan dia tak pernah termasuk golongan kaum musyrikin.