وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِٱلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓۚ أَلَيۡسَ فِي جَهَنَّمَ مَثۡوٗى لِّلۡكَٰفِرِينَ ٦٨
Waman azlamu mimmaniftarā 'alallāhi kadziban aw kaddzaba bil-haqqi lammā jā'ahū alaysa fī jahannama matswal lil-kāfirīn
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak631 ketika (yang hak) itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?
Catatan kaki
631 Mendustakan kenabian Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Tafsir
Tidak ada seorang pun yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta atas Allah dengan mengadakan sekutu bagi-Nya, atau mendustakan kebenaran yang dibawa oleh Rasul-Nya. Tidak disangsikan bahwa neraka Jahanam adalah tempat bagi orang-orang kafir dan yang semisal dengan mereka.