فَأَقۡبَلَتِ ٱمۡرَأَتُهُۥ فِي صَرَّةٖ فَصَكَّتۡ وَجۡهَهَا وَقَالَتۡ عَجُوزٌ عَقِيمٞ ٢٩
Fa aqbalatimra'atuhū fī sarratin fasakkat wajhahā waqālat 'ajūzun 'aqīm
Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya bekata, "(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul."
Tafsir
Ketika istrinya mendengar berita gembira itu, mulailah ia menjerit karena gembira. Sambil menepuk wajahnya ia berkata dengan keheranan, “Apakah orang yang sudah tua bisa melahirkan, apalagi pada asalnya ia adalah seorang yang mandul?!"